Tampilkan postingan dengan label Strategi Pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Strategi Pemasaran. Tampilkan semua postingan

20 Apr 2018

Cara Sukses Memasarkan Bisnis Menggunakan Blog

Memasarkan Bisnis Menggunakan Blog

Dengan kemajuan teknologi dan informasi saat ini dan dengan dukungan internet memungkinkan berbagai hal bisa dilakukan dengan mudah salah satunya yaitu dalam hal kegiatan bisnis. Saat ini telah banyak bisnis yang juga menggunakan media sosial, termasuk blog, untuk mempromosikan aktivitas bisnis yang mereka miliki, berbagi berita dengan pelanggan, menjangkau pemirsa atau konsumen baru, menciptakan penjualan, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan dan konsumen dengan cepat dan mudah.

Memasarkan Bisnis Menggunakan Blog

Media sosial sendiri adalah layanan yang memungkinkan orang berinteraksi dan berbagi, serta membuat konten melalui komunitas online dengan jangkauan yang luas.

Blog adalah situs internet yang terdiri dari serangkaian entri atau 'posting' tentang topik yang menarik bagi penulis.

Nilai blog sebagai alat pemasaran dan promosi untuk bisnis adalah kecepatan dan kemudahan pembuatan pos blog baru, dan kemampuan untuk terlibat dengan pembaca atau pelanggan dan memulai percakapan online.

Seperti halnya aktivitas bisnis apa pun, mengelola blog memerlukan perencanaan, sumber daya, dan pemantauan secara berkala.

Dari panduan ini memberikan informasi dasar tentang cara kerja blog, manfaat potensial dari blog bisnis, ide untuk blogging yang lebih baik, dan detail tentang bagaimana mengelola percakapan online.

Artikel terkait: Cara Memaksimalkan Bisnis UKM Anda Menggunakan Blog

Manfaat blogging untuk bisnis

Ada berbagai macam manfaat untuk bisnis yang menggunakan blog untuk promosi dan pemasaran. Blog adalah alat tambahan yang tidak hanya mampu menjangkau pelanggan baru, tetapi juga dapat membangun komunitas dinamis yang bertukar informasi, solusi, ulasan, dan pendapat tentang bisnis dan produk, layanan, dan reputasinya.

1). Menjangkau pelanggan baru

Menggunakan blog sebagai elemen kunci dari pemasaran online dan inisiatif promosi memberi Anda kesempatan untuk menjangkau pelanggan baru, dan untuk menyajikan wajah bisnis baru kepada pelanggan Anda yang ada.

Sifat media sosial yang saling berhubungan, di mana satu pelanggan dapat berbagi pengalaman dengan jaringan mereka sendiri, memberikan peluang untuk menjangkau lebih banyak orang. Juga, sifat dinamis dari sebuah blog, yang selalu update, segar dan diperbarui, membantu mencapai peringkat hasil pencarian internet yang lebih tinggi, yang pada gilirannya menarik pelanggan baru.

2). Mengembangkan merek atau 'kepribadian'

Sifat pribadi dari blogging, dan kemampuan untuk menghasilkan percakapan dan interaksi online, memungkinkan bisnis untuk mengembangkan dan memproyeksikan kepribadian, atau sifat-sifat tertentu, seperti menjadi inovatif, atau berfokus pada layanan pelanggan.

Karakteristik seperti itu, bagaimanapun, perlu didefinisikan dan dikelola melalui perencanaan yang jelas untuk memastikan konsistensi dari waktu ke waktu.

3). Mengumpulkan umpan balik, ulasan, dan testimonial

Blog dan komentar pembaca adalah sumber informasi utama untuk bisnis Anda dan untuk pembaca dan pelanggan lainnya.

Komentar pembaca, dan terutama komentar pelanggan, memberikan umpan balik terperinci dan segera mengenai aktivitas bisnis, produk, dan layanan Anda.

Umpan balik positif memberikan kepercayaan kepada pelanggan potensial lainnya, sementara umpan balik negatif memberi Anda kesempatan untuk menanggapi masalah, mempertahankan produk / layanan Anda atau meningkatkan proses bisnis Anda.

4). Menanggapi dan mengelola keluhan

Bersiaplah untuk keluhan dan komentar negatif, dan jangan bereaksi negatif terhadap umpan balik yang tulus. Cara Anda menanggapi kritik, terutama dalam percakapan yang diprakarsai oleh blog Anda, akan memiliki dampak yang signifikan terhadap cara Anda dirasakan oleh pengikut dan komunitas online Anda.

Keluhan dan umpan balik negatif dapat menghadirkan peluang berharga untuk meningkatkan layanan dan produk dengan cara yang memenangkan pendukung baru dan loyalitas pelanggan.

Kiat untuk blog bisnis

Sebelum Anda mulai menulis blog, pertimbangkan realitas serius bahwa sebagian besar blog ditinggalkan karena kurangnya minat dari pembaca atau dari blogger itu sendiri.

Pertimbangkan apakah blog adalah alat yang berguna untuk bisnis Anda, apakah Anda memiliki sumber daya untuk memposting secara rutin dan apakah Anda dapat menarik pengikut. Jika Anda masih ingin melanjutkan, ada sejumlah langkah dasar yang harus Anda ambil untuk mendapatkan hasil maksimal dari blog bisnis Anda.

1). Kembangkan rencana aksi

Mengembangkan rencana aksi sederhana adalah langkah penting untuk memastikan bahwa posting blog Anda terfokus, tepat waktu, dan relevan dengan tujuan bisnis yang lebih luas, seperti rilis produk baru atau pengembangan layanan baru.

Rencana aksi blog juga memungkinkan Anda untuk menentukan topik yang sesuai sebelum waktunya, dan mengalokasikan waktu atau sumber daya untuk mengembangkan materi (yang dapat mencakup grafik, video atau audio serta teks).

2). Integrasikan blog dengan pemasaran lainnya

Blog bisnis berfungsi paling baik ketika digunakan bersama dengan alat pemasaran lainnya, termasuk media sosial lainnya. Pelajari tentang strategi media sosial lainnya termasuk Facebook, Twitter, YouTube, pemasaran berbasis lokasi, dan pemasaran kupon.

3). Perbarui konten Anda

Menjaga pembaca Anda tetap tertarik dan antusias adalah hal yang perlu diperhatikan, maka dari itu blog harus selalu update konten secara teratur. Dengan demikian maka pembaca Anda tertarik bergantung pada posting baru yang Anda miliki tentu saja dengan konten yang menarik dan relevan. Pengguna media sosial telah mengatakan kepada peneliti bahwa mereka ingin diskon, hadiah, undangan untuk acara dan informasi produk dari bisnis.

Pada saat yang sama, berhati-hatilah untuk tidak menulis posting blog yang tidak lebih dari mempromosikan produk dan layanan bisnis Anda - blog yang paling efektif memberi informasi dan menghibur.

Selain itu, pantau berita dan perkembangan industri Anda yang lebih luas, dan pertimbangkan wawancara dengan pakar industri sebagai 'titik awal' untuk entri blog yang menunjukkan bagaimana bisnis Anda tetap up to date.

4). Promosikan blog Anda

Setelah menyelesaikan dan mengunggah posting blog baru, promosikan menggunakan media sosial lainnya. Sertakan tautan di spanduk 'berita' Anda di situs web Anda. Kirim email ke basis pelanggan Anda. Bagikan di Twitter, Tumblr, LinkedIn, dan Facebook.

5). Tarik pelanggan

Blog secara otomatis memungkinkan pembaca untuk berlangganan melalui RSS (umpan yang memberi tahu mereka ketika ada sesuatu yang telah diperbarui di blog). Pembaca juga dapat memilih untuk menerima pemberitahuan melalui email setiap kali Anda memperbarui blog dengan posting baru.

6). Tetapkan tanggung jawab

Pastikan seseorang dalam bisnis Anda bertanggung jawab untuk menjaga blog Anda dan memoderasi komentar apa pun.

Dalam bisnis kecil, ini mungkin pemilik bisnis. Dalam bisnis yang lebih besar, ini bisa menjadi manajer komunikasi atau seluruh departemen pemasaran.

Dalam semua kasus, Anda perlu memberikan pelatihan, sumber daya, dan bentuk dukungan lainnya untuk memastikan blog bisnis Anda mencapai hasil yang diinginkan.

7). Mengelola komentar dan umpan balik blog

Meskipun blog bisnis memberikan banyak manfaat dan peluang untuk bisnis, ada juga batasan dan risiko.

Fitur utama dari blogging yang sukses adalah kemampuan untuk menghasilkan percakapan online di mana pembaca dan pelanggan dapat meninggalkan komentar di posting Anda, dan untuk menanggapi komentar lain.

Meskipun umpan balik yang tulus mungkin tidak selalu positif, ada juga kemungkinan perilaku yang tidak pantas, yang dapat meliputi:
  • serangan pribadi terhadap komentator lain (kadang-kadang dikenal sebagai flaming)
  • komentar otomatis atau bertarget yang tidak asli dan berusaha mempromosikan situs web atau layanan yang tidak terkait, curang, atau jahat (dikenal sebagai spam)
  • komentator yang dengan sengaja mencari untuk menciptakan kontroversi atau membajak percakapan dengan membuat pernyataan antagonis (sering disebut troll)
  • komentar atau ancaman rasis, seksis, kekerasan.
Perilaku semacam itu dapat menciptakan reaksi negatif di antara pembaca asli dan pelanggan potensial dan membutuhkan tindakan cepat untuk melindungi profil dan reputasi bisnis Anda.

8). Menetapkan kebijakan untuk perilaku yang dapat diterima

Mengelola percakapan online, komentar, dan interaksi dimulai dengan menetapkan kebijakan yang jelas untuk memoderasi konten, termasuk definisi yang jelas tentang perilaku yang dapat diterima dan apa yang tidak dapat diterima.

Tautan ke kebijakan dan definisi ini harus disorot di halaman blog dan / atau bagian komentar, dan bentuk dasar tindakan untuk mengelola perilaku online yang tidak pantas.

9). Menggunakan moderator

Moderator adalah orang yang memonitor dan mengelola pertukaran online, dan merupakan tanggapan pertama jika perilaku yang tidak pantas terjadi dalam percakapan online.

Dalam bisnis kecil, moderator sering menjadi penulis blog, tetapi bisnis yang lebih besar mungkin memiliki orang-orang tertentu yang bertanggung jawab untuk tugas ini.

10). Mengelola komentar

Anda hanya boleh menggunakan hak Anda untuk memoderasi komentar dalam kasus perilaku yang jelas tidak pantas, seperti yang didefinisikan oleh kebijakan moderasi Anda, atau perilaku yang melanggar hukum. Ketika Anda menerima umpan balik atau komentar yang tulus tentang bisnis Anda atau posting blog Anda, Anda harus merespons dengan tepat - misalnya, dengan meminta maaf atas suatu masalah dan memberi tahu bagaimana Anda akan mencegahnya terjadi lagi.

Program blog menawarkan berbagai cara untuk mengelola komentar, dengan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
  • Meninjau dan menyetujui setiap komentar. Situs blog dapat memberi tahu Anda tentang setiap komentar baru dan mengharuskan Anda untuk menyetujui publikasi. Ini efektif tetapi bisa memakan waktu jika Anda menerima banyak komentar.
  • Meminta orang untuk mendaftar. Hal ini memungkinkan orang-orang asli berkomentar, dan membantu menghilangkan spam, tetapi dapat menghalangi komentar spontan.
  • Gunakan alat 'CAPTCHA', yang mengharuskan orang mengetikkan kata kode untuk mengakses halaman komentar. Hal ini memungkinkan orang asli berkomentar, dan membantu menghilangkan spam.
Baca juga: Keterampilan yang Diperlukan Agar Pemasaran Sukses
Memulai dengan blog bisnis

Jika Anda telah memutuskan bahwa blog adalah bagian penting dari kegiatan pemasaran dan promosi bisnis Anda, ada banyak pilihan untuk dipilih.

Bisnis yang lebih besar mungkin lebih suka mengembangkan halaman blog dalam struktur situs web yang ada, yang akan memperluas kemampuan teknologi informasi internal yang ada.

Bisnis yang lebih kecil, atau bisnis yang lebih memilih untuk 'menguji air', mungkin menemukan berbagai platform blog yang tersedia lebih tepat.
Platform blog

Keuntungan besar dari blogging adalah pengembangan platform blog yang memungkinkan blogger untuk menyesuaikan tampilan blog mereka dengan cepat tanpa harus tahu tentang pemrograman situs web.

Platform blog ini menggunakan templat yang dapat memungkinkan blogger untuk memulai dengan cepat dan berkonsentrasi pada konten, daripada mengelola aspek teknis pengembangan situs web. Mereka ideal untuk usaha kecil.

Contoh platform blog populer termasuk:
  • WordPress - platform blog open source dengan opsi gratis dan bayar-untuk-layanan yang dapat dihosting oleh WordPress atau di server Anda sendiri
  • Blogger - platform gratis yang dimiliki oleh Google
  • Tumblr - platform microblogging multi-media.
Tanyakan kepada penyedia layanan internet Anda atau pengembang web tentang alat yang dapat memenuhi kebutuhan Anda.

Sekian pembahasan kali ini tentang Sukses Memasarkan Bisnis Menggunakan Blog. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

18 Apr 2018

Apa yang Memotivasi Pelanggan untuk Membeli

Memahami Pelanggan Untuk Membeli

Dalam kegiatan bisnis tentu yang harus diperhatikan adalah pemasaran. Perusahaan sekala besar maupun kecil sangat memperhatikan strategi pemasaran yang mereka terapkan, karena hal ini menyangkut sukses dan tidaknya menarik pelanggan atau konsumen yang sebesar-besarnya. Tujan pemasar adalah bagaimana cara memenuhi kebutuhan pelanggan potensial. Oleh karena itu perusahaan atau bisnis harus tahu cara atau strategi pemasaran yang tepat dan efektif untuk memenuhi kebutuhan mereka sehingga para konsumen ini bersedia meilih produk atau jasa yang perusahaan tawarkan.

Memahami Pelanggan Untuk Membeli

Strategi pemasaran ini mencangkup banyak hal untuk menunjang keberhasilan bisnis yang dijalankan. Misalnya dengan menerapkan dan membuat Riset pasar yang mungkin Anda lakukan sebelumnya untuk menggambarkan lingkungan di mana ide dan inovasi baru dalam mencapai kesuksesan bisnis Anda. Dalam penerapannya harus lebih spesifik dan terarah untuk mengetahui target pasar Anda. Jika Anda tidak tahu siapa dan di mana pelanggan potensial Anda, bagaimana Anda bisa menjual kepada mereka?. Nah disini jelas sekali bahwa strategi pemasaran yang tepat sangat penting untuk menunjang kesuksesan bisnis yang dijalankan.

Artikel terkait: Cara Mengidentifikasi Target Pasar (Target Market) Anda

Untuk mengetahui motivasi pelanggan apakah mereka bersedia membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan maka perlu memperhatikan beberapa pertanyaan berikut:
  • Faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian?
  • Siapa yang cenderung membeli? 
  • Akankah ada yang mau membeli lebih awal dari yang lain?
  • Apa yang memengaruhi waktu keputusan pembelian pelanggan?
Apa yang memotivasi pelanggan untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Keputusan pelanggan untuk membeli umumnya mengikuti serangkaian 5 langkah berikut:

1). Pengenalan masalah

Pada umumnya konsumen atau pelanggan ingin membeli suatu produk atau jasa mereka ingin pemecahan masalah dan memenuhi kebutuhan. Maka dengan demikian pembeli mengenali kebutuhan atau masalah untuk dipecahkan.

Disini pemasar perlu melakukan identifikasi terhadap perilaku konsumen, yaitu keadaan yang memicu kebutuhan konsumen. 

2). Pencarian informasi

Konsuman yang telah terangsang untuk mendapatkan kebutuhannya maka mereka cenderung memiliki dorongan untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Pembeli secara aktif mencari informasi tentang cara memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah yang mereka miliki. Mereka biasanya mengidentifikasi sejumlah alternatif yang ada.

3). Evaluasilah alternatif

Pelanggan mempertimbangkan 6 faktor ketika mengevaluasi alternatif (Rogers 1995), yang mungkin termasuk ide-ide dan inovasi baru. Dari perspektif pelanggan, keputusan untuk membeli teknologi baru berisiko tinggi. Pelanggan tidak ingin membuat keputusan buruk karena ketidakpastian pasar atau teknologi, mengalihkan biaya atau kebutuhan pelatihan.

Oleh karenanya pertimbangkan bagaimana langkah-langkah inovasi Anda terhadap faktor-faktor ini:
  • Keuntungan relatif - apakah manfaat mengadopsi teknologi baru Anda lebih besar daripada biayanya?
  • Kompatibilitas - seberapa mirip dengan cara yang ada dalam melakukan sesuatu adalah inovasi Anda?
  • Kompleksitas - seberapa mudah digunakan adalah produk baru?
  • Uji coba - dapatkah produk baru Anda dicoba secara terbatas?
  • Kemampuan untuk mengkomunikasikan manfaat produk - betapa mudahnya memberi tahu calon pelanggan tentang manfaat memiliki dan menggunakan produk baru Anda?
  • Pengamatan - bagaimana diamati kepada konsumen adalah manfaat menggunakan produk baru?
Dengan asumsi pelanggan Anda akan memahami kegunaan inovasi tidak cukup. Penjualan dan pemasaran Anda harus mengomunikasikan bagaimana inovasi Anda mengatasi 6 faktor ini.

4). Keputusan pembelian

Setelah pembeli mengambil keputusan tentang alternatif terbaik, mereka akan menegosiasikan harga pembelian dan membeli inovasi baru Anda.

Baca juga: Keterampilan yang Diperlukan Agar Pemasaran Sukses

5). Evaluasi pasca pembelian

Setelah membeli produk atau layanan baru Anda, pembeli akan menilai apakah ia telah menyadari potensi atau harapannya. Tanggapan mereka pada tahap ini kemungkinan akan menentukan hubungan seperti apa yang akan mereka miliki dengan Anda dan inovasi masa depan Anda.

Sekian pembahasan kali ini tentang Memotivasi Pelanggan untuk Membeli. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

17 Apr 2018

Keterampilan yang Diperlukan Agar Pemasaran Sukses

Keterampilan dalam pemasaran Sukses

Dalam sebuah bisnis tentu pemasaran ini sangat diperlukan untuk menunjuang keberhasilan bisnis dari perusahaan tersebut. Pemasaran sendiri memiliki komponen utama yaitu yang sering disebut dengan Marketing mix 4P yaitu tentang penawaran produk (Product), struktur harga (Price), kegiatan promosi (Promotion) dan sistem distribusi (Place). Yang kemudian konsep dasar tersebut mengalami ekspansi atau perluasan menjadi 7P yaitu penambahan elemen baru seperti People, Process, dan Physical Environment.

Pemasaran adalah proses atau upaya yang dilakukan oleh perusahaan atau bisnis dalam hal perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi, produk atau jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, pelanggan atau organisasi individual.

Pemasaran Sukses

Pemasaran sendiri adalah alat yang penting dalam membangun kesadaran pelanggan atau kansumen baik yang baru maupun lama dan untuk membangun hubungan yang langgeng terhadap perusahaan tersebut. Oleh karena itu setiap bisnis harus berhasil memasarkan produk atau jasa yang mereka miliki. Kegiatan pemasaran ini saat dilakukan dengan cara yang efektif maka pemasaran dapat yang telah Anda lakukan akan dapat membantu meningkatkan penjualan juga membangun keunggulan dari kompetitif yang ada.

Saat ini dalam hal pemasaran telah banyak teknik komunikasi dan periklanan yang tujuannya tidak lain untuk membujuk konsumen untuk memilih produk atau jasa yang perusahaan tawarkan yang sesuai dengan konsumen butuhka. Meskipun banyak upaya yang dilakukan dalam menawarkan produk atau jasa (merek) yang Anda pasarkan pada konsumen, namun perlu di ingat bahwa setiap aspek dari strategi pemasaran Anda harus fokus pada memuaskan kebutuhan pelanggan Anda saat ini dan masa depan.

Artikel terkait: Pengertian Marketing Mix Untuk Meningkatkan Penjualan

Untuk memaksimalkan strategi pemasaran yang Anda miliki maka perlu adanya komunikasi dan kolaborasi dalam tim Anda hal ini sangat penting untuk menunjuang kesuksesan dari pemasaran yang perusahaan Anda miliki. Disini pemasaran adalah aspek yang penting dalam bisnis Anda dan membutuhkan perhatian meliputi penelitian, waktu, perencanaan, dan alokasi anggaran yang tepat.

Dari uraian diatas kita telah tahu seberapa penting pemasaran dalam perusahaan ini. Berikutnya kita akan membahas tentang ketrampilan apa saja sih yang perlu dimiliki agar pemasaran itu sukses? Berikut ulasan lengkapnya.

Kampanye pemasaran yang efektif memerlukan berbagai keterampilan dan pengetahuan. Untuk berhasil memasarkan produk atau jasa yang perusahaan Anda miliki,  hal ini mungkin perlu untuk meningkatkan diri Anda sendiri atau anggota tim Anda.

Pertimbangkan apakah anggota individu tim Anda memiliki keterampilan bisnis yang diperlukan untuk menjalankan kampanye pasar yang sukses. Luangkan waktu untuk mengidentifikasi di mana Anda perlu memberikan pelatihan staf lebih lanjut, pengembangan pribadi atau mentoring untuk diri sendiri dan staf Anda.

Meskipun Anda dapat terus meningkatkan keterampilan tim Anda di beberapa area, ada 3 area utama pemasaran di mana Anda harus merasa yakin dengan kemampuan staf pemasaran Anda saat ini.

1). Berkomunikasi, bernegosiasi, dan jaringan

Komunikasi adalah hal yang sangat berpengaruh dalam banyaj hal. Pemasar yang baik adalah komunikator yang kuat dan operator bisnis yang cerdik. Keterampilan komunikasi tim Anda akan membantu mereka membuat kesepakatan dengan pemasok dan penyedia layanan, menjaga hubungan dengan pelanggan Anda, dan membangun jaringan yang berharga di pasar Anda.

Dalam bisnis yang lebih besar, Anda mungkin juga harus menavigasi diskusi internal yang rumit; keterampilan komunikasi Anda akan membantu Anda menegosiasikan sasaran pemasaran dengan tim penjualan Anda.

2). Berkolaborasi dengan tim penjualan Anda

Jika Anda memiliki bisnis yang lebih besar, Anda mungkin memiliki tim penjualan dan pemasaran yang terpisah. Tim penjualan Anda adalah bagian penting dari kesuksesan pemasaran Anda dan melibatkan mereka dalam mengembangkan strategi pemasaran Anda yang akan membantu Anda memotivasi dan memfokuskan tenaga penjualan Anda untuk mencapai tujuan pemasaran Anda.

Dalam bisnis yang lebih kecil dengan anggota tim yang lebih sedikit, Anda masih perlu bekerja untuk memastikan bahwa sasaran pemasaran Anda lebih konsisten dengan target penjualan Anda dan sasaran bisnis secara keseluruhan.

Baca juga:  8 Strategi Pemasaran Untuk Mendukung Usaha dan Bisnis

3). Ketahuilah kekuatan dan kelemahan Anda

Mengevaluasi dan memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnis Anda (analisis SWOT) akan membantu Anda untuk membuat keputusan berdasarkan informasi dan menyampaikan pemasaran Anda secara efektif. Ketahui pro dan kontra dari sistem operasi bisnis Anda, komitmen keuangan, kewajiban hukum, dan keterampilan tenaga kerja.

Melakukan analisis SWOT sebelum memulai kampanye pemasaran dapat membantu Anda mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan membuat keputusan pemasaran yang baik di sepanjang jalan, termasuk:
  • mengembangkan kampanye email langsung yang ditargetkan dalam kemampuan database pelanggan potensial Anda
  • menghabiskan anggaran pemasaran Anda dengan tepat
  • menggunakan staf dalam kampanye penjualan pribadi yang unggul dalam keterampilan komunikasi yang diperlukan
  • mematuhi peraturan privasi dalam kampanye telemarketing.
Sekian pembahasan kali ini Keterampilan yang Diperlukan Agar Pemasaran Sukses. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

3 Apr 2018

Pengertian Copywriting dan Ciri-Ciri Copywriting yang Profesional

Ciri-Ciri Copywriting  yang  Baik

Bagi pemasar pasti mereka mengenal yang namanya Copywriting ini, apalagi dalam dunia internet marketing. Sebagai Internet marketing yang baik biasanya mereka akan menerapkan strategi penasarab yang strategis dalam bisnisnya dengan berfokus pada pembuatan dan pendistribusian konten yang relevan dan konsisten. Tujuannya tidak lain adalah dimaksudkan untuk menarik dan mempertahankan audiens yang didefinisikan secara jelas dan, pada akhirnya, mendorong tindakan pelanggan yang akan memilih produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan atau bisnis sehingga menguntungkan.

Pemasaran yang baik ini jika dilakukan dengan benar dan sesuai maka akan membantu membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan atau konsumen yang akan mengarah pada loyalitas dan kepercayaan terhadap produk atau jasa perusahaan. Dan tentu saja jika pelanggan atau konsumen sudah mempercayai Anda maka mereka akan lebih percaya dan bahkan bersedia berbisnis dengan dalam hal pembelian.

Ciri-Ciri Copywriting yang Profesional

Untuk lebih fokus pada pembahasan kali ini izinkan saya berbagi informasi yang juga berkaitan dengan dunia pemasaran yaitu Copywriting, untuk lebih jelasnya mari kita simak yang berikut ini.

Apa itu Copywriting....?

Dalam dunia pemasaran copywriting ini juga penting untuk diterapkan. Biasanya sebagai pemasar mereka akan menggunakan media media penulisan seperti berita, surat penjualan, brosur dan website dalam membuat konten copywriting ini. Copywriting adalah salah satu elemen paling penting dari setiap dan semua bentuk pemasaran dan periklanan. Dalam hal pembuatan biasanya menggunakan kata-kata baik itu secara lisan maupun dengan tulisan, yang akan menarik respon dari pembaca, selain itu juga untuk mencoba membuat orang sang melihat atau membecanya akan mengambil tindakan setelah membaca atau mendengarnya.

Artikel terkait: Pengertian, Contoh, Jenis-Jenis Iklan dan cara strategi Komunikasi Pemasaran

Menurut Wikipedia , pengertian copywriting adalah tindakan penulisan teks yang bertujuan untuk iklan atau bentuk lain dari pemasaran. Produk atau copy adalah konten yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran pada merek. Dan pada akhirnya dapat membujuk seseorang atau kelompok untuk melakukan tindakan tertentu.
Copywriting itu seperti ajakan bertindak, tetapi dalam skala yang lebih besar,. Copywriter mencoba membuat orang merasa, berpikir, atau merespon.
Dari penjelasan diatas memang belum bisa sepenuhnya menggambarkan apa itu definisi copywriting secara lengkap, karena cangkupannya yang juga luas. Namun demikian dari penjelasan diatas mudah-mudahan bisa mewakili dari Pengertian Copywriting itu sendiri.

Biasanya dalam kaitan penggunaanya Copywriting sering kali digunakan oleh para blogger, marketing, pemiliki usaha untuk memperoleh pembaca atau target pasar yang lebih luas yang memang berkaitan dengan tulisan.

Lalu apakah bisa hanya dengan sebuah tulisan dapat mempengaruhi pemirsa untuk bertindak dan melakukan sesuatu?

Dari sini kita bisa tahu pentingnya seorang copywriter yang memang pekerjaannya adalah untuk mereangkai katan untuk menarik audiens atau pembacanya. Sehingga mereka akan melakukan seperti pembelian, mendaftar dan lain sebagainya. Sebagai seorang copywriter tentu harus bisa membuat tulisan yang akan mempengaruhi pemirsa layaknya berbicara kepada pembaca melalui tulisan tersebut.

Dalam hal pembuatannya juga harus memperhatikan tentang kualitas konten yang tinggi, topik yang relevan dan unik. Dengan demikian seoarnag Copywriter akan memberikan pesan dan kesan tertentu kepada pemirsanya sehingga akan meningkatkan reputasi brand dengan cepat dan mudah. Bisa dalam dari konten tersebut sebagai proses menulis materi promosi iklan untuk memberikan pemahanan kepada audiens tentang sebuah produk atau merek yang ditawarkan.

Berikut adalah Ciri-ciri Copywriting yang Baik:

Untuk menjadi seorang  copywriter yang baik dan sukses maka perlu memiliki kemampuan dalam hal yang namanya wording power. Dalam artian mereka memang memiliki kemampuan bagaimana merangkai kata dan mengolahnya sedemikian rupa sehingga memiliki word power tersebut. Seorang  copywriter memeiliki gaya dan perbedaan masing-masing tergantung karakter orang yang menekuninya, tentu saja dengan gaya penulisan yang indah dan unik yang biasanya mereka disebut sebagain "crafting". Selain itu mereka dengan kecerdikannya mampu mengolah kata yang juga mampu menulis seperti puisi, cerpen, hingga lirik lagu yang cantik, karena memang mereka memiliki bakat dibidang tersebut.

Namun demikian tidak semua orang yang memiliki kemampuan crafting yang baik ini belum tentu bisa menjadi copywriter yang profesional. Alasanya karena memang dunia copywriting ini cangkupanya juga luas dalam bidang marketing khususnya dalam dunia periklanan. Jika dalam bidang bisnis ini periklanan juga membutuhkan strategi, perhitungan yang logis, perencanaan yang matang dan lan sebagainya, tentu berbeda dengan dunia seni yang lebih fokus pada keindahannya.

Baca juga: Pengertian Tujuan Pemasaran Dalam Promosi Produk Atau Jasa

Menjadi seorang copywriting ini biasanya mereka memiliki tiga ciri utama yaitu mereka memiliki kemampuan crafting, creativity dan conceptual thinking. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa untuk menjadi seorang Copywriting selain harus menguasai dalam mengolah kata-kata (crafting) juga harus memiliki kemampuan untuk lebih kreatif serta memiliki pengetahuan bisnis dalam strategi pemasaran.
Jika Anda tertarik untuk menjadi Copywriter maka temukan peluang dalam pemasaran Anda. Mula-mula, tarik perhatian, kemudian mainkan emosi, yakinkan mereka dan akhir sekali arahkan mereka bertindak.
Sekian pembahasan kali ini tentang Ciri-Ciri Copywriting yang Profesional. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

5 Feb 2018

8 Strategi Pemasaran Untuk Mendukung Usaha dan Bisnis

Strategi Pemasaran Untuk Mendukung Bisnis

Berbicara tentang marketing pasti banyak yang beranggapan bahwa marketing itu hanya sebatas menjual barang kepada konsumen (penjualan saja). Yaitu kita memiliki suatu barang atau jasa kemudian menjualnya kepada konsumen (customer). Memang banyak yang beranggapan demikian tentang apa itu marketing, Namun jika lebih jauh berbicara mengenai dunia marketing ini tentunya tidak hanya sekedar"menjual produk kepada konsumen" (selling) melainkan banyak upaya dan kegiatan yang dilakukannya pelaku atau marketer.

Pada dasarnya marketing dan selling keduanya memang memiliki kaitan namun memiliki perbedaan. Jika kita bedah antara keduanya ini memiliki kata dasar market (ing) yang memiliki artian pasar dan untuk sell (ing) yang memiliki artian menjual. Keduanya memiliki perbedaan baik dari segi nama maupun kegiatannya.

Strategi Pemasaran Untuk Menunjang Bisnis

Dengan demikian jika marketing atau pemasaran adalah proses, kegiatan/aktivitas, kumpulan institusi dengan tujuan untuk menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan pertukaran penawaran yang bernilai bagi pelanggan, konseuman, mitra, klien dan masyarakat luas agar mereka mau mengeluarkan uang untuk produk atau jasa yang ditawarkan. Pemasaran juga melibatkan riset, promosi, penjualan, dan distribusi produk atau layanan. Bisa dikatakan bahwa pemasaran itu adalah satu komponen utama Manajemen Bisnis.

Kemudian jika selling adalah fungsi dari pemasaran yaitu aktivitas perusahaan atau bisnis dalam menjual produk atau jasa yang di produksinya/dimilikinya. Dalam proses penjualan ini akan adanya pertukaran yang dilakukan antara penjual atau penyedia barang dan jasa yang saling membutuhkan dan memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada pembeli untuk suatu harga tertentu.

Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa marketing itu adalah sebagai suatu proses untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia dengan cara membuat suatu produk dan menawarkan produk tersebut sehingga konsumen akan tertarik dan membelinya.

Seberapa bagus dan berkualitasnya suatu produk jika tidak didukung dengan teknik pemasaran atau marketing yang baik maka hal ini tidak ada artinya yaitu tidak akan memiliki nilai tambah dan menghasilkan uang, akan tetapi produk yang biasa-biasa saja yang terlihat tidak memiliki nilai jual jika dilakukan dengan teknik marketing yang baik dan matang produk tersebut akan dapat menghasilkan nilai tambah yaitu uang yang banyak meskipun produk yang awalnya tidak memiliki nilai jual tadi.

Artikel terkait: Alat-Alat Promosi Pemasaran

Dalam menunjang pemasaran tentunya perusahaan atau bisnis perlu menerapakan berbagai macam strategi pemasaran untuk mendukung binsisnya. Nah pada artikel ini akan memberikan 8 teknik marketing (strategi pemasaran) yang dapat menunjang bisnis Anda sebagai berikut:

1). Cause marketing

Agar pemasar bisa lebih banyak dan terubung dengan konsumen saat menawarkan produk maka upaya dalam pemasaran ini bisa dilakukan dengan cause marketing. Istilah pemasaran ini mengacu pada alasan atau penyebab mengapa pelanggan bersedia untuk memilih atau membeli produk yang ditawarkan. Istilah ini juga dapat digunakan dalam pengertian yang lebih umum untuk merujuk pada pemasaran oleh merek nirlaba yang berbasis sosial atau amal.

Langkah dalam menerapkan strategi pemasaran ini yang pertama adalah mencari tahu apa inti dari produk atau jasa bisnis yang Anda miliki. Selanjutnya adalah mencari tahu apa saja manfaat dan nilai tambah yang akan diberikan atau disalurkan kepada masyarakat, sealin itu dalam strategi pemasaran ini melibatkan konsumen atau pelanggan secara langsung untuk mengkampanyekan produk atau jasa yang Anda miliki.

Sebgai contoh: Jika bisnis Anda bergerak di bidang mainan anak-anak maka memastikan kesehatan dan pendidikan akan lebih utama. Atau mungkin bisnis Anda bergerak pada bidang pertanian maka bekerjasama dengan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup yang bisa saling menguntungkan keduanya.

2). Relationship Marketing

Strategi manajemen untuk membangun hubungan pelanggan dengan produk atau jasa yang dimiliki. Dalam kegiatan pemasaran untuk mengembangkan dan mengelola hubungan saling percaya antara kedua belah pihak "kosumen dan perusahaan" yaitu hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang lebih besar. Tujuannya adalah untuk menghasilkan penjualan berulang, mendorong promosi dari mulut ke mulut dan mengumpulkan informasi pelanggan.

Dalam pemasaran tidak hanya berbentuk sekedar menjual barang atau jasa kepada konsumen akan tetapi ada yang lebih penting darinya yaitu bagaimana perusahaan membangun relasi dalam bisnisnya.

Untuk menerapkan Relationship Marketing ini dilakukan dengan membangun lebih dalam relasi antara perusahaan dan pelanggan. Pada dasarnya konsumen atau pelanggan yang mereka merasa terlibat dan menjadi bagian dari perusahaan akan merasa lebih puas dan tak segan untuk mengeluarkan uang mereka untuk memilih dan membeli produk terbaru yang ditawarkan oleh perusahaan dan yang lebih penting mereka akan lebih mencintai brand dari perusahaan itu.

Jika pelanggan sudah menjadi loyal terhadap produk atau brand yang Anda miliki bukan tidak mungkin mereka akan membelinya dengan online karena mereka sudah percaya bahwa produk tersebut berkualitas yeng memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut, serta mereka akan mengikuti perkembangan brand perusahaan Anda. Selain itu pelanggan akan merekomendasikan brand anda ke teman terdekatnya. Jadi, jaga hubungan baik dengan pelanggan. Pendekatan Relationship Marketing ini berfokus pada terciptanya hubungan jangka panjang dan berkelanjutan.

3). Transactional Marketing

Pemasaran transaksional memiliki tujuan yaitu memaksimalkan secara efisien penjualan dari bisnisnya dengan cara meningkatkan volume penjualan individual serta mengembangkan hubungan yang berkelanjutan dengan konsumen. Pada Pemasaran transaksional  ini akan menekankan pada transaksi penjualan. Karena memang akan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan atau bisnis dalam meningkatkan penjualan. Agar penjualan tersebut terus stabil dan bahkan meningkat penekanannya adalah pada memaksimalkan efisiensi dan volume penjualan individu daripada mengembangkan hubungan dengan pembeli.

Pendekatan transaksional didasarkan pada empat elemen pemasaran tradisional, yang terkadang disebut sebagai 4P:
  •  Product (Produk) - Menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen.
  • Pricing (Harga) - Menetapkan harga produk yang akan menguntungkan sambil tetap menarik bagi konsumen.
  • Placement (Penempatan) - Menetapkan rantai distribusi yang efisien untuk produk.
  • Promotion (Promosi) - Membuat profil produk atau jasa yang lebih terlihat yang membuatnya menarik bagi pelanggan.
Biasanya dalam mealkukan strategi pemasaran ini dilakukan dengan cara menarik pelanggan atau konsumen untuk membeli dengan menggunakan pemberian kupon atau diskon, membberikan promopembelian misalnya pada waktu jam tertentu mendapatkan potongan harga dan lain sebagainya ini adalah ide yang cukup menarik utnuk konsumen. Biasanya ini dilakukan oleh perusahaan besar untuk menjaring dan menarik banyak konsumen bahkan konsumen yang lama agar mengunjungi toko merekan, namun demikian tidak menutup kemungkinan perusahaan sekala kecil melakukan kegiatan ini untuk meningkatkan penjualannya.

4). Scarcity Marketing

Strategi pemasaran ini akan melibatkan psikologis pelanggan atau konsumen yaitu berdasarkan pada prinsip psikologis bahwa orang menginginkan apa yang sulit didapat. Pernahkah Anda melihat penawaran produk yang melibatkan dorongan agar konsumen segera mebelinya. Sebagai contoh: Ada perusahaan smartphone terbaru dengan diskon sekian-sekian dan ada waktu terbatas kemudia mereka menarik pelanggan dengan rangkaian tawaran. Misalya: Buruan beli sebelum berakhir, stok terbatas, kurang sekian menit akan segera berakhir. Coba lihat gambar berikut:

Flash Sale Lazada 

Promo Flash sale lazada

FlashSale Bukalapak

Promo FlashSale Bukalapak 
Flash Sale Sopee

Promo Flash Sale Sopee

Seperti contoh gambar diatas telah menyertakan batas waktu promo yang akan mempengaruhi konsumen untuk membeli. Inilah faktor yang mempengaruhi psikologis pelanggan atau konsumen, karena jika waktu habis maka produk tersebut akan hilang atau terkesan akan ketinggalan promo yang ada.

Kemudian mislnya Anda telah memproduksi produk yang terbatas maka teknik ini bisa dibilang sangat cocok untuk Anda. Biasanya produk-produk kerajinan yang hanya di produksi terbatas atau susahnya mencari bahan baku dengan kualitas tinggi, dengan menerapkan teknik ini akan mengontrol produktifitas perusahaan dan tentunya harganya yang akan tinggi dan hanya pelanggan tertentu saja yang bisa memilikinya dan membeli produk ini.

Terkadang marketer juga menerapkan teknik ini untuk membuat para pembeli lebih penasaran terhadap produk mereka. Sehingga, permintaan akan semakin meningkat dan harga ditawarkan juga lebih bagus.

5). Viral marketing

Viral marketing adalah strategi atau proses pemasaranya menyebar pesan dengan cepat melalui pesan elektronik atau media sosial. Sehingga pemasar mengkomunikasikan informasi suatu produk kepada masyarakat secara meluas dan berkembang. Tujuan pemasaran viral adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan brand awareness dengan cepat. Biasanya teknik ini tidak bisa bertahan lama, namun bisa sangat efektif untuk meningkatkan penjualan.

Saat ini pengguna media sosial sangat besar bahkan menjadikannya sebagai kebutuhan masyarakat, oleh karenanya dengan menggunakan teknik ini akan sangat efektif. Dalam penerapanya teknik ini biasanya menggunakan media seperti video yang sangat unik yang akan menarik orang banyak melihat dan banyak yang ingin membagikannya kepada teman-teman atau orang lain. Jika telah banyak yang membicarakan video tersebut maka produk Anda akan menjadi perhatian oleh banyak orang. Seperti contoh video-video yang ada di Youtube sekarang banyak iklan yang muncul dengan memanfaatkan viralnya video tersebut, semakin banyak yang melihat video maka produk yang akan tampil akan semakin terkenal juga.

6). Diversity Marketing

Pada teknik atau stretegi Diversity Marketing ini mereka menciptakan produk yang tidak hanya untuk satu orang namun bisa memenuhi segala kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen, budaya, ras, kepercayaan, dan lain-lain. Keanekaragaman pasar sangat bagus dengan sejumlah besar pasar atau tipe pelanggan. Jangan mengkotak-kotakkan pelanggan karena hal ini akan menghambat perkembangan bisnis kamu pula. Contoh yang paling mudah adalah brand air mineral. Apabila produk Anda diperlukan oleh semua orang, tentu saja penjualan akan sangat tinggi.

7). Undercover Marketing

Internet telah menyediakan berbagai macam layanan dalam mempromosikan sebuah produk. Pada strategi Undercover Marketing perusahaan akan menyewa orang-orang untuk secara diam-diam mempromosikan produk di tempat umum. Hal ini sudah umum bagi perusahaan untuk membayar orang lain untuk membuat ulasan positif produk di blog, forum, situs berbagi video, dan di bagian komentar pengecer online. Seperti agen yang menyamar, merek dan agensi dapat menggunakan identitas palsu untuk mempromosikan produk atau layanan.

Pernahkan Anda berkunjung di sebuah toko online dan memiliki berbagai macam ulasan dari pembelinya dengan reting yang nyais sempurna atau bintang 5 yang disertai dengan ulasan yang bagus? Terkadang dalam menaraki pelanggan yang banyak teknik ini digunakan. Alasannya banyak orang yang lebih tertarik melihat ulasan pembeli yang sudah membeli produk dari toko tersebut. Mereka akan lebih tertarik jika ulasan dan reting toko bagus.

Atau jika produk anda berupa buku atau film maka teknik ini yang cocok untuk anda. Terkadang menyimpan beberapa informasi rahasia tentang spesifikasi produk yang sebenarnya dapat menimbulkan rasa penasaran dan membuat pelanggan ingin membuat produk tersebut. Contohnya adalah trailer film di bioskop, umumnya dapat membuat penonton penasaran dengan keseluruhan kisahnya dan pergi ke bioskop untuk menyaksikan film secara langsung.

Undercover marketing bukan tanpa resiko. Ketika praktik tersebut diresmikan, hal itu dapat menyebabkan reaksi balik dan konsekuensi yang parah bagi merek dari media dan konsumen.

Baca juga: Pengertian Market Share atau Pangsa Pasar

8). Email Marketing

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi surat elektronik (e-mail) yang dilakukan untuk mengirim pesan komersial, biasanya kepada sekelompok orang, menggunakan email. Dalam arti luas, setiap email yang dikirim ke pelanggan potensial atau saat ini dapat dianggap pemasaran email. Email marketing adalah salah satu segmen pemasaran internet, yang meliputi pemasaran online melalui situs web, media sosial, blog, dll. Pada dasarnya sama dengan surat langsung kepada konsumen namun pesan dikirim secara elektronik melalui email.

Mengapa Pemasaran Email Masih Relevan

Di era sekarang hampir setiap orang memiliki email, Dengan demikian maka jika melihat banyaknya pengguna aktif e-mail maka perusahaan akan bisa menangkap sebagai peluang untuk memasarkan langsung produk ke pelanggan melalui email. Dari segi biaya pun promosi yang dilakukan dengan Email marketing cenderung sangat kecil. Oleh karenanya perusahaan besar maupun kecil bisa memanfaatkan untuk meningkatkan penjualan produknya. Coba perhatikan berikut ini menurut sebuah studi yang dilakukan oleh HostPapa::
  • 94% pengguna internet menggunakan email, sementara hanya 61% menggunakan media sosial.
  • 75% pengguna online dewasa mengatakan bahwa pemasaran email adalah metode pemasaran pilihan mereka.
  • Fitur "opt-in" email memungkinkan pemasaran dengan persetujuan.
  • Pemasaran email memungkinkan penargetan menurut demografi (usia, pendapatan, dll.)
  • Pesan E-mail memiliki rentang kemungkinan format yang jauh lebih luas daripada pesan media sosial.
  • E-mail menawarkan lebih banyak kemampuan pelaporan dan analisis, seperti rasio klik-tayang, tarif terbuka, bounce rates, dan konversi.
Yang menjadi pertanyaannya bagaimana mendapatkan e-mail dari pelanggan. Nah biasanya perusahaan akan menggunakan led magnet dalam menarik pelanggan mereka dan membuat pelanggan secara sukarela membagikan e-mail yang dimiliki. Lead magnet umumnya berbentuk bermacam-macam, seperti ebook gratis, diskon, video/webinar, dan lain sebagainya.

Sekian pembahasan kali ini tentang Strategi Pemasaran Untuk Mendukung Bisnis. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

28 Jan 2018

Cara Mengidentifikasi Target Pasar (Target Market) Anda

Mengidentifikasi Target Pasar

Pada dasarnya dalam penentuan target pasar perusahaan perlu mengetahui dan menetapkan terlebih dahulu segmentasi pasar yang kemudian dilanjutkan dengan target pasar (sasaran pasar). Dalam proses pemasaran target pasar adalah sekelompok konsumen potensial (pembeli) yang dikelompokan berdasarkan ciri atau sifat yang memang hampir sama. Dalam hal ini perusahaan perlu untuk menentukan target pasar mereka karena memang sulit untuk melayani seluruh permintaan konsumen atau pembeli yang ada pada pasar. Dengan mengetahui target pasar mana yang di tuju maka akan lebih fokus pada pelayanan dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih tepat sasaran. Selain itu faktor yang mempengaruhi target pasar adalah karena memang konsumen yang ada di pasar memiliki kebutuhan dan keinginan yang beragam atau bervariasi, sehingga perusahaan harus mengidentifikasi bagian pasar mana yang akan dilayaninya sebagai target pasar.

Cara Mengidentifikasi Target Pasar

Jika berbicara tentang pasar maka tentu kita tahu tentang segmentasi pasar, ini memang berkaitan dengan target pasar. Jika segmentasi pasar adalah membagi kelompok konsumen potensial menjadi heterogen atau bermacam-macam yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Sedangkan target pasar adalah akan lebih fokus pada kelompok konsumen yang akan dilayani. Sekilas jika diperhatikan memang mirip segmentasi dan target pasar ini, namun yang paling menekankan pada target pasar adalah tentang lebih fokus dan tertuju pada kelompok tertentu.

Lalu Apa Saja Manfaat Target Pasar?

Target pasar ini sangat bermanfaat pada perusahaan yang telah menerapkannya sehingga perusahaan akan lebih mudah menentukan dan mengembangkan strategi pemasaran (marketing mix) dan memfokuskan setiap target pasar yang akan dituju. Dalam hal ini target pasar sangat berguna terutama dalam hal berikut:
  • Perusahaan akan lebih mudah dalam penyesuaian produk dan strategi marketing mix (bauran pemasaran) yang akan dijalan kan pada target pasar..
  • Perusahaan dengan mudah dalam pengembangan posisi produk dan strategi marketing mix (bauran pemasaran).
  • Perusahaan akan lebuh fokus dan tepat sasaran yang akan dalam menentukan konsumen sehingga dengan melakukan identifikasi bagian pasar yang bisa dilayani secara efektif, perusahaan akan mendapatkan posisi pasar yang baik..
  • Karena setiap bisnis dan usaha pasti ada persaingan maka dengan adanya target pasar yang tepat maka dapat mengantisipasi adanya persaingan yang ada.
  • Perusahaan akan bisa memanfaatkan sumber daya perusahaan meskipun dalam keadaan yang terbatas dan memaksimalkannya secara efisien dan efektif.
  • Dengan fokus pada target tertentu maka perusahaan akan lebih mudah dalam membidik peluang pasar yang lebih luas.

Artikel terkait:Menentukan Target Pasar Untuk Menjangkau Pelanggan Potensial

Beikut Contoh Sebuah Target Pasar

Misalnya Anda telah mempunyai bisnis di penjualan produk bidang pertanian maka  berikut adalah contoh target pasarnya:

Produk yang Dijual: Peralatan pertanian, pupuk, benih dan lain sebagainya dijual melalui toko online.

Target Lokasi: Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan kota lain di pulau jawa yang bisa dijangkau oleh kurir pengiriman barang maksimal dalam 4 hari.

Target Demografi Pelanggan: Pada segmentasi ini, pasar dibagi menjadi kelompok-kelompok dengan dasar pembagian usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, dan tingkat pendidikan. ( Para petani usaia 25 - 35 Tahun Memiliki penghasilan keluarga di atas 1-2 Juta per bulan).

Karakteristik Psikologis Pelanggan: Psikografis memberikan pengukuran secara kuantitatif maupun kualitatif. Bila demografis menjelaskan siapa yang membeli suatu produk, psikografis menekankan pada penjelasan mengapa produk tersebut dibeli. Terbiasa menggunakan komputer, email, internet, dan media sosial. Hobi membaca buku pertanian.

Apapun produk yang akan Anda jual, Anda perlu memahami target pelanggan Anda untuk meluncurkan peroduk tersebut dengan sukses. Kepada siapa anda menjual produk tersebut? Mengapa mereka ingin membeli produk Anda? Apa untungnya bagi mereka?. Nah berikut langkah-langkah yang terlibat dalam mengidentifikasi target pasar:

Seberapa besar peluang produk Anda?

Langkah yang terbaik adalah mencari tahu seberapa minat pasar yang ada. Kemudian gunakan buatlah kesimpulan untuk menentukan jenis orang yang mau membayarnya. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan alat yang gratis untuk melihat seputar ide bisnis Anda apakah memiliki ceruk pasar yang baik atau tidak. Oleh karena itu menggunakan Google Keywords tool tepat untuk menganalisis tren dan melihat berapa banyak orang yang menelusuri di seputar produk Anda.

Tentukan Gambaran Pasar Sasaran Anda

Setelah Anda mencari tahu peluang produk kemudian mengidentifikasi jenis orang yang membutuhkan produk Anda, Anda bisa mulai mengembangkan gagasan yang lebih baik tentang siapa orang-orang ini. Kemudian tentukan beberapa demografi dan psikografis. Dalam istilah demografis, pertimbangkan hal berikut:
  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Lokasi
  • pendidikan
  • Pendapatan
  • Status pernikahan
  • Pendudukan
  • Latar belakang etnis
Untuk kriteria psikografis, pertimbangkan hal berikut:
  • Hobi
  • Minat
  • Nilai
  • Preferensi Gaya Hidup
  • Sikap
Semakin banyak informasi yang bisa Anda kumpulkan di pasar sasaran Anda, semakin baik Anda bisa menjualnya kepada konsumen atau pelanggan potensial.

Amati Kompetisi

Dalma dunia usaha tentu akan menemui yang namanya kompetisi atau persaingan. Jangan menghindari persaingan juga jangan takut untuk melihat dengan seksama apa yang sedang dilakukan pesaing Anda. Kenali siapa mereka apa saja kekurangan dan kelebihan mereka untuk menjadikan keunggulan dan keunikan dari produk yang Anda tawarkan dengan memberikan nilai tambah pada produk atau layanan tersebut.

Baca juga: Apa Saja Manfaat Segmentasi Pasar

Mengapa Pelanggan Harus Membeli Produk Dari Anda?

Sekarang setelah Anda mengidentifikasi orang-orang yang akan menjadi pelanggan Anda dan pesaing apa yang ada, Selanjutnya Anda perlu mempertimbangkan proposisi nilai Anda. Sebuah produk adalah jawaban dari permasalahan konsumen jadi perusahaan perlu memberikan jawaban tersebut melalui produk atau jasa yang ditawarkan. 

Sekian pembahasan kali ini tentang Mengidentifikasi Target Pasar. Dari artikel ini saya berharap pembaca dapat mengetahui tentang target pasar ini yang telah menyertakan manfaat target pasar dalam artikel ini juga telah memberikan gambaran bagaimana cara menentukan target pasar dan juga contoh targeting pasar. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.
IBX5B3511E25E8EF